Pekanbaru,skinusantara.com
Harga kelapa sawit penetapan ke 1 bulan Januari 2021 (periode 06 – 12 Januari 2021) di tahun 2021 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit dengan jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 – 20 tahun sebesar Rp 5,78/Kg dari harga minggu lalu.
Dilansir dari mediacenterriau,Kepala dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, dengan penurunan tersebut, harga pembelian kelapa sawit petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp 2.174,31/Kg. Penurunan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal.
“Faktor internal turunnya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan dan penurunan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data,” kata Zulfadli, Selasa (5/1/2021).
Sementara dari faktor eksternal, turunnya harga TBS minggu ini karena Mengawali perdagangan pekan ini, kontrak minyak sawit mentah (CPO) Malaysia ditransaksikan lebih rendah. Namun koreksi yang terjadi tidak terlalu besar.
“Harga kontrak berjangka atau futures CPO yang kadaluwarsa Maret 2021 di Bursa Malaysia Derivatif Exchange turun tipis 0,06% dibanding posisi penutupan akhir pekan lalu. Pada 10.00 WIB, harga kontrak CPO dibanderol di RM 3.440/ton,” sebutnya.
Sentimen yang membebani harga CPO adalah anjloknya harga minyak mentah. Sentimen yang mempengaruhi pergerakan harga minyak masih belum berpaling dari perkembangan wabah Covid-19.
“Harga kontrak futures Brent turun 3,37% ke level US$ 50,53/barel dan harga kontrak futures West Texas Intermediate (WTI) terpangkas 3,24% ke level US$ 47,51/barel pada 08.50 WIB. Harga minyak ambles dari level tertingginya sejak bulan Maret,” jelasnya.***
