Bapenda Pekanbaru Lampui Target,Raup Rp 257 Miliar

bapenda

Pekanbaru,skinusantara.com – Bapenda Pekanbaru lampui target,raup Rp 257 Miliar capaian pajak terhitung hingga Triwulan II tahun 2022,walaupun dalam kondisi Covid-19.

Capaian ini melebihi target triwulan sebesar Rp256 miliar. Bapenda Kota Pekanbaru mengumpulkan jumlah ini hingga awal triwulan II tahun 2022.

Screenshot 20220610 150913

Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin menyebut, capaian pajak daerah pada triwulan II sudah 100,5 persen dari target. Masih ada waktu tersisa beberapa minggu kedepan untuk memaksimalkan pendapatan daerah pada triwulan II ini.

“Alhamdulillah untuk triwulan II kita sudah melebihi target. Kami terus upayakan untuk memaksimalkan penagihan,” ujar pria yang karib disapa Ami ini, Jumat (10/6/2022).

Menurutnya, capaian ini juga tidak terlepas dari seluruh tim Bapenda dan pihak kecamatan. Mereka turun langsung ke para wajib pajak (WP).

Mereka gencar melakukan upaya Sosialisasi Daftar Tagih (SDT) ditengah masyarakat. Mereka menyasar para penunggak pajak.

“Kita juga lakukan penagihan aktif, by name by address ini yang kita kerjakan sekarang. Kita juga turun melakukan penagihan aktif sambil validasi,” terang Ami.

Seiring melakukan SDT, tim di lapangan juga melakukan validasi objek pajak. Mereka memastikan objek pajak sesuai dengan SPPT.

“Misalnya ada dulu tanah 1 hektare, dijual dan sekarang sudah kurang. Atau misalnya sudah jual SPPT masih terbit juga, ini yang kita validasi. Kita libatkan camat dan lurah, kita serahkan data piutang itu untuk bersama lakukan penagihan aktif dan validasi,” jelasnya

Ami menilai, untuk pendapatan pajak daerah terjadi peningkatan. Terutama dari sektor BPHTB. Salah satu penyebab karena banyak diskon yang diberikan pemerintah kota. Seperti saat ini, pendaftaran pertama BPHTB pemerintah kota memberi diskon 50 persen.

“Kami mengimbau untuk memanfaatkan kebijakan yang diberikan pemerintah kota ini. Kami juga apresiasi dan terimakasih kepada wajib pajak yang taat dalam pembayaran pajak kepada pemerintah,” pungkasnya.***

Pos terkait