Pekanbaru,skinusantara.com – Sekolah Menengah Atas Negeri/SMAN 12 Pekanbaru baru baru ini,Senin,1 Agustus 2022 menutup gerbang sekolah dengan kunci gembok yang diduga bertujuan agar masyarakat yang ingin menemui Kepala Sekolah tidak bisa bertemu.
Beberapa masyarakat yang hendak menemui Kepala Sekolah SMAN 12 yang dijabat Ermita tidak bisa bertemu,namun salah seorang Satpam menjelaskan bahwa Ibu Kepala Sekolah sedang ada rapat,terkecuali sudah ada janji.
Dari peristiwa diatas,awak media ini menghubungi Hj,Ermita,S.Pd,MM selaku Kepsek SMAN 12,Senin,8 Agustus 2022 via WhatsApp dengan meminta keterangan,namun sangat disayangkan selaku pejabat publik tampaknya beliau enggan alias tidak mau memberikan penjelasan.
Disisi lain atas kejadian itu awak media ini juga meminta tanggapan kepada Kepala Bidang/Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Riau Aristo,MPd via pesan WhatsApp,lagi lagi sama seperti Kepsek SMAN 12,Aristo juga tidak memberikan komentar.
Menanggapi persoalan tersebut Ketua DPD LSM Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Negara/DPD LSM GEMPUR Riau angkat bicara dengan menjelaskan bahwa sekolah adalah sarana pendidikan,adapun tenaga pendidik yang ada didalamnya merupakan bagian dari pelayan publik.
“Seyogyanya sarana publik itu terbuka bagi masyarakat,apalagi pada saat jam kerja,”terang Arif yang merupakan Ketua DPD LSM GEMPUR Riau kepada awak media ini,Selasa,9 Agustus 2022.
Lanjut Arif,terhadap masyarakat yang ingin mendapatkan informasi dari pihak sekolah dalam bentuk apapun sah-sah saja untuk menemui pihak sekolah terutama Kepala Sekolah.
“Dengan dikuncinya bahkan sampai digembok pintu masuk sekolah yang berada di SMAN 12 Pekanbaru,hal ini tentunya tidak dibenarkan,itu kan fasilitas yang dibangun oleh pemerintah serta dianggarkan,termasuk juga Aparatur Sipil Negara/ASN yang bertugas di SMAN 12 mereka juga di gaji oleh negara,”sebut Arif.
Sambung Arif,mereka harus siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,tidak ada alasan,apalagi mengunci pintu masuk,kecuali sekolah tersebut milik pribadi.
“Kalau mereka tidak siap untuk melayani masyarakat,berhenti saja jadi pejabat publik,”tegas Ketua DPD LSM GEMPUR Riau ini kepada skinusantara.com.red
