Pekanbaru,skinusantara.com – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Provinsi Riau (PKC PMII Riau) mendesak tempat hiburan Gold Dragon yang berada di Jl. Soekarno Hatta, Payung Sekaki Kota Pekanbaru untuk segera ditutup karena dianggap ‘sarat’ masalah dan tidak mematuhi peraturan yang berlaku. (Sabtu/10/06/2023).
Desakan untuk penutupan tempat hiburan Gold Dragon yang berada di Jl. Soekarno Hatta, Payung Sekaki, Pekanbaru kembali mencuat kepermukaan setelah sebelumnya tempat hiburan yang berganti nama dari Holywings yang sempat ditutup karena dugaan isue Sara yang menimbulkan kontroversi yang membawa nama ‘nabi’ Muhammad untuk kupon gratis mendapatkan Miras dan buka kembali dengan nama baru Gold Dragon.
Perubahan nama tersebut dinggap hanya sebagai kamuflase untuk mendapatkan izin buka kembali, namun pada kenyataannya, praktek operasional masih diduga melanggar ketentuan hukum yang berlaku dan diduga masih menimbulkan kontroversi dikalangan masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua PKC PMII Riau, Ali Jung Jung Dly. Ia menilai Gold Dragon pada prakteknya masih mengacuhkan hukum yang berlaku dan melanggar Perda Pekanbaru Nomor 3 Tahun 2002 tentang hiburan umum dan Perda Nomor 13 Tahun 2021 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.
“Kami minta kepada pemerintahan Kota Pekanbaru untuk segera menutup Gold Dragon Pekanbaru karena masih melanggar jam operasional dan jarak tempat yang sangat dekat dengan tempat ibadah dan pendidikan sebagaimana diatur dalam Perda Pekanbaru nomor 3 Tahun 2002”. Ungkap Ali Jung Jung Dly.
Ia juga menilai Gold Dragon terlihat ‘Kebal Hukum’ akibat dari tebang pilih dalam penegakan hukum serta penertiban yang lamban oleh Kasatpol PP Pekanbaru.
“Kita melihat Kasatpol PP Pekanbaru seperti tidak acuh atas permasalahan ini, pembiaran ini menjadi tanya buat kita, apakah ada dugaan permainan dibelakang ini semua antara pihak Gold Dragon dan Kasatpol PP sehingga Gold Dragon diduga bebas sesukanya beroperasi dan melanggar peraturan. Makanya kita minta Kasatpol PP agar mundur dan dipecat kalau tak bisa melaksanakan kinerja”. Tukas Wakil Ketua PKC, Ali Jung Jung Dly. (10/06/2023).
Sebagai informasi tambahan, Gold Dragon yang sebelumnya bernama Holywings Pekanbaru belakangan ini kembali heboh setelah dikritik kembali oleh OKP dan masyarakat akibat Jam Operasional dan dugaan jual beli minuman keras dalam usahanya.***
