Limbah PKS PT KCN di Rohul,Diduga Cemari Air Sungai Ngaso

Rohul,skinusantara.comMasyarakat Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto mengeluhkan air limbah yang diduga milik PKS PT.KCN yang tumpah sampai  ke areal perkebunan milik masyarakat.

Dampak yang diduga bocornya air limbah yang  berwarna hitam dan sangat berbau ini mengakibatkan warga sekitar tidak nyaman dan juga dikhawatirkan bisa berdampak penyakit.

Limbah ini disinyalir mengaliri sungai Ngaso dan Sungai Danto di Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu yang diduga sudah tercemari limbah dari salah satu Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Bacaan Lainnya

Masyarakat juga mengeluhkan sikap pemerintah yang terkesan lalai dengan kondisi airl limbah yang sudah bercampur dengan air sungai milik PKS PT.Karya Cipta Nirwana (KCN).

P.Dasopang,Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK)  atas temuannya menjelaskan masih terlihat jelas air sungai yang berwarna hitam dan berbau busuk menyengat.

Dilain pihak Jamson SP, Ketua LSM Komunitas Peduli Hukum dan Penyelamatan Lingkungan (KPHPL) mengatakan setelah kami telusuri bersama aliran sungai tersebut sampai kehulu dan menemukan limbah tersebut diduga kuat bersumber dari PKS PT KCN.

“Kami akan segera menyurati perusahaan tersebut dan melapokan kepada penegak hukum dan Kementerian,”tegas P.Dasopang,Rabu,17 Juli 2024.

Sambungnya pencemaran limbah di aliran Sungai Ngaso dan Sungai Danto terjadi bukan kali ini saja, sudah berulang ulang . Namun tak pernah ada tindakan yang tegas dari Pemerintah atau pun Dinas Lingkungan Hidup ( DLH).

“Saya berharap pihak Pemerintah Rokan Hulu dan pihak Kepolisian serta aparat penegak hukum lainnya memberikan tindakan dan sanksi tegas bila ditemukan perusahaan melakukan pencemaran dan pengrusakan lingkungan hidup.”ujar P.Dasopang.

Atas informasi air limbah tersebut Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Rokanhulu Suparno,Shut ogah dituding tidak tanggap. Ia mengatakan begitu mengetahui adanya informasi pencemaran air limbah langsung  memerintahkan anak buahnya untuk turun ke lokasi.

Melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (P2KLH), T Omar Krishna A. ST.MM, ketika dihubungi mengatakan pihaknya sudah turun meninjau kelapangan beberapa waktu lalu, dan telah menelusuri aliran limbah dua PKS tersebut ,PKS RSI dan PKS KCN serta mengambil sampel limbah dari sungai untuk di uji kelaboratorium,dan sampai saat ini belum mengetahui sumber dari limbah tersebut.*

Pos terkait