skinusantara.com – dr.Zaidul Akbar sekaligus Ustadz menyebutkan seberat apapun cobaan InsyaAllah bisa dilalui jika dihadapi dengan sabar dan hanya meminta pertolongan Allah Subhanahu wa ta’ala. Termasuk mengenai penyakit yang disembuhkan dengan kesabaran serta beribadah kepada Allah Ta’ala.
Praktisi kesehatan sekaligus pendakwah,dr.Zaidul mengatakan dalam ajaran agama Islam, kesehatan bukan dimulai dari raga, melainkan dari dalam hati,”Ulama-ulama menyebut bahwa penyakit hati, penyakit kalbu, jauh lebih berbahaya dari penyakit raga,” sebut Ustadz dr Zaidul Akbar,seperti dikutip dari kanal YouTube-nya oleh okezone.com,Jumat (28/1/2022).

Dia menceritakan pengalamannya ketika dulu masih berpraktik sebagai dokter. Ada seorang pria paruh baya yang mengeluhkan beragam penyakit di dalam tubuhnya. Mulai sakit kepala, pusing, batuk dan pilek, hingga telinga berdengung.
“Saat itu pertanyaan saya cuma satu, bapak ada masalah? Sambil saya tersenyum.Akhirnya dia cerita ada masalah segala macam,di keluarganya, dan segala macam,” paparnya.
Ustadz dr Zaidul Akbar lalu menyarankan pasiennya tersebut untuk sholat dua rakaat dan menyampaikan keluhannya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.
“Ya sudah, di belakang ada mushola, bapak pergilah ke mushola, sholat dua rakaat dan berdoalah kepada Allah dan tumpahkan semua air mata bapak kepada Allah. Itu saja jawaban saya. Dia kerjakan itu, dan tidak ada satu resep yang saya kasih ke beliau,” ujarnya.
Berdasarkan kisah ini, Ustadz dr Zaidul Akbar mengungkap bahwa jawaban dari berbagai penyakit bukan hanya obat kimia maupun herbal, melainkan sabar dan sholat yang telah dijelaskan dalam Alquran.Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ
“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Dan (sholat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS Al Baqarah: 45)
“Sabar, minta pertolongan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan sabar dan sholat. Itu kan obat. Sabar itu obat, sholat itu obat. Semua syariat dalam Islam itu menyehatkan. Tetapi kita tidak melakukannya untuk sehat, kita melakukan karena ketaatan dan kewajiban kepada Allah,” ujar Ustadz dr Zaidul Akbar.***
Wallahu a’lam bishawab.












