Pekanbaru,skinusantara.com – Masjid Al-Mizan di komplek Kejaksaan Tinggi Riau, telah dilaksanakan Tausiyah Ba’da Dzuhur yang disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Riau dengan tema ‘Sabar dan Shalat sebagai Penolong’.
Pada tausiyah tersebut Kepala Kejaksaan Tinggi/Kajati Riau Dr. Supardi menyampaikan kita sering lupa untuk benar-benar meminta bantuan dan pertolongan kepada Allah SWT. Padahal kita telah diberi jalan untuk meminta pertolongan kepada-Nya.
“Dalam shalat pun, janganlah untuk lalai mengerjakannya dan janganlah menjadikan shalat sebagai beban bagi kita untuk mengerjakannya. Ketika adzan berkumandang dalam seruan Hayya Alash Shalah yang memiliki arti “Marilah kita menuju sholat”maka bergegaslah untuk mengerjakannya,”sebut Kajati Riau.
Dr. Supardi juga menyampaikan, dalam surat Al-Fatihah ayat 5 Allah SWT berfirman yang artinya “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan”. Dengan demikian kita harus berterima kasih karena Allah SWT karena telah menyuruh kita untuk diberikannya jalan kemudahan dan pertolongan dari Allah SWT melalui shalat dengan menyembah kepada Allah SWT.
Usai kegiatan Bambang,SH,MH selaku Humas Kejati Riau mengatakan selanjutnya Dr. Supardi menyampaikan dalam surat Al-Baqarah ayat 153 bahwa “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” Ketika kita sedang berada dalam persoalan dan masalah maka sabar dan shalatlah kemudian berdoalah kepada Allah SWT.
“Berdoa semata-mata tidak hanya dilakukan setelah melaksanakan shalat saja sebab, di dalam shalat kita telah meminta doa-doa kepada Allah SWT dan setiap ayat yang kita bacakan, malaikat akan mengagungkan bacaan kita saat kita membaca ayat per ayatnya. Maka begitu besar keutamaan melaksanakan shalat bagi seorang muslim,”jelas Bambang menyampaikan perkataan Kajati Riau.

Lanjut Bambang dengan dilaksanakan Tausiyah Ba’da Dzuhur ini diharapkan pegawai Kejaksaan Tinggi Riau dapat meningkatkan kesadaran beragama dalam aspek wawasan dan pengetahuan serta aspek sikap dalam pembentukan karakter pegawai.red












