Wakili Plt Gubri,Asisten I:Langkah Menuju Kesetaraan Gender dan Hak Terhadap Perempuan

Pekanbaru,skinusantara.comMewakili Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Asisten I Setdaprov Riau Zulkifli Syukur mempertegas langkah menuju kesetaraan gender. Menurutnya, perjuangan panjang gerakan perempuan telah melahirkan keyakinan baru bagi wanita di Indonesia. Ia berujar, bahwa hak dan kesempatan yang setara adalah kunci untuk bersama-sama membangun bangsa lebih maju.

“Semangat kesetaraan ini diperingati dengan penuh makna, mengingat peran perempuan yang begitu besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini adalah momen refleksi untuk mengingat bahwa ruang kontribusi adalah milik semua,” kata Zulkifli di Menara Dang Merdu BRKS, Kamis (18/12/2025).

“Pemenuhan hak dan kesetaraan akan mengantarkan perempuan untuk dapat berjalan bersama-sama, serta menjemput kesempatan yang sama bahwa ruang untuk berkontribusi adalah milik semua. Sehingga, perempuan memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah termasuk dalam pendidikan anak,” lanjutnya.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi seluruh perempuan di Provinsi Riau yang terus menunjukkan kiprah luar biasa, baik di tingkat lokal maupun nasional yang menjadi inspirasi bagi generasi penerus. Terlebih, sosok ibu telah memainkan peran penting dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi, sosial, budaya, hingga tatanan politik.

“Perempuan juga memiliki kemampuan luar biasa untuk membawa perubahan. Inilah sudah seharusnya kita selalu mendukung peran tersebut agar mereka dapat terus maju tanpa hambatan,” terang Zulkifli.

Menurutnya, Ibu merupakan sekolah pertama bagi anak-anak, dan perempuan adalah penggerak penting dalam ketahanan keluarga dan sosial.

“Alhamdulillah, arah pembangunan Provinsi Riau sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025– 2029 menempatkan keluarga berkualitas, kesetaraan gender, dan masyarakat inklusif sebagai bagian penting dari agenda pembangunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa hal ini bukan sekadar jargon, tetapi komitmen yang tercermin dalam berbagai indikator pembangunan bagi Pemprov Riau. Ia  menyoroti perhatian kepada perempuan pesisir dan perempuan nelayan. Baginya, hal ini sangat relevan dengan karakteristik Provinsi Riau.

“Di wilayah pesisir, perempuan tidak hanya mendampingi suami, tetapi terlibat langsung dalam pengolahan hasil perikanan, menjaga ekonomi keluarga, serta merawat nilai-nilai kebersamaan dan kelestarian lingkungan,” jelas Zulkifli.

“Mereka adalah wajah ketangguhan perempuan Riau di akar rumput. Karena itu, hingga tahun 2029, Pemprov Riau berkomitmen memperkuat pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan, melalui peningkatan kapasitas, penguatan ekonomi keluarga, perluasan akses pendidikan dan kesehatan, serta perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DP3A2KB Provinsi Riau Fariza menerangkan kegiatan ini juga menjadi bagian dari keputusan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Nomor 4 Tahun 2025. Dalam hal itu ditekankan peran perempuan dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, dengan fokus khusus pada pemberdayaan perempuan pesisir.

“Sesuai dari peraturan yang berlaku, momentum ini tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai pengingat akan perjuangan perempuan dalam mendukung kemajuan bangsa. Karena perempuan memiliki sensitivitas dan kepekaan sosial yang merupakan aset berharga bangsa. Inilah yang menjadi salah satu pilar penting dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045,” terangnya.

Menurutnya, kesetaraan gender adalah salah satu kunci utama untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan begitu, melalui peringatan hari ibu diharapkan dapat mendorong solidaritas, interaksi, dan dukungan antarperempuan untuk terus berdaya dan mandiri.

“Ini juga menjadi ajang refleksi untuk mengingatkan bahwa perempuan memiliki hak yang sama dalam semua aspek kehidupan, baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun politik. Kesetaraan gender bukan hanya hak perempuan, tetapi juga kebutuhan untuk memastikan kemajuan bangsa,” pungkasnya.mcr

Pos terkait