Walikota Pekanbaru : Pasien covid 19 di Kota Pekanbaru terbagi menjadi dua klaster

 

Pekanbaru,skinusantarapost.com
Pada hari Senin,22 Juni 2020 Walikota Pekanbaru membeberkan tentang penambahan Covid 19 di Kota Pekanbaru di salah satu Akun ( Pemko Pekanbaru ) dimana pada siaran langsung tersebut Walikota Pekanbaru menjelaskan bahwa mendapat informasi dari Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Pekanbaru dari bidang kesehatan.

” Adanya laporan tambahan Positif covid 19 bagi warga pekanbaru sebanyak 13 orang dan di dominasi oleh dua klaster ” sebut Firdaus,ST,MT.

Kedua klaster tersebut di paparkan Walikota Pekanbaru diantaranya,Pertama Klaster Palembang yaitu warga Kota Pekanbaru yang bekerja di Sumatera Selatan Kota Palembang, kemudian keluarganya berdomisili di Pekanbaru dan bahkan istrinya karyawan dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru disalah satu Kecamatan.

Setelah lebaran yang lalu dengan adanya kelonggaran oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menggerakan ekonomi,maka beliau ketempat kerjanya di Kota Palembang kemudian pulang ke Kota Pekanbaru kemudian sakit dan dirawat serta beberapa hari yang lalu meninggal dunia dengan hasil swab positif covid 19.

Pemerintah Kota Pekanbaru pun beserta Pemerintah Provinsi Riau melakukan penelusuran terhadap Korban.

” Pertama kita lakukan kepada keluarga inti,para sahabat beliau dan juga sahabat dari keluarga beliau,hasil swab nya 6 orang keluarga inti ditambah dengan 2 orang sahabat dari istri korban sehingga total dari klaster Palembang sebanyak 9 orang positif ” sebut Walikota Pekanbaru .

Klaster kedua adalah Perusahaan Bank BUMN dengan penderita covid sebanyak 8 orang pada beberapa hari yang lalu.

Dengan demikian Walikota Pekanbaru menyebutkan bahwa total pasien positf covid hari ini sebanyak 67 orang.

” Total pasien positif Covid 19 ada 67 orang,masih dalam perawatan 21 orang, kemudian ada tambahan satu lagi di luar dari kedua Klaster ini satu orang PDP dari sebuah Rumah Sakit di daerah Tampan yang juga Positif Covid 19 ” ungkap Walikota.

Walikota Pekanbaru mengingatkan dan menghimbau kepada masyarakat Kota Pekanbaru dimasa transisi antara PSPB dan Tatanan Hidup Baru,dimana kita telah dua minggu melaksanakan amanah dari Pemerintah Pusat untuk mempersiapkan diri menuju Tatanan Hidup Baru dimana kita harus mampu untuk bergerak menjadi masyarakat produktif namun aman covid 19 dan tetap waspada.red

Pos terkait