Pekanbaru,skinusantara.com
Bidang koordinasi Relawan Satuan Tugas penanganan Covid19 menyelenggarakan rangkaian kegiatan penggalangan dan peningkatan kapasitas 1000 relawan Covid19 wilayah Pekanbaru yang diadakan di Hotel Pangeran dari tanggal 11 hingga 17 September 2021.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Riau, Drs H. Syamsuar M S.i, Ketua Bidang Sub-bidang Pelatihan BKR Satgas Covid19, Prasetyo Hurhardjanto. Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat Kesiapsiagaan BNPB Hadi Sutrisno S.Sos. Sekretaris Satgas Covid19 Provinsi Riau Jenri Salmon Ginting AP MSi. kepala BPBD Riau, Kepala BPBD Pekanbaru, Kepala BPBD Kampar, Perwakilan Kapolda, Perwakilan Komando Resor Militer 031 Wira Bima. Dan Kepala Kepolisian Resort Pekanbaru.
“Kegiatan ini dimulai dari pelatihan supervisi lokal, praktik mengajar fasilitor dan penggalangan serta peningkatan kapasitas relawan covid19. Setiap harinya akan ada sesi pelatihan yang dibagi menjadi 4 kelas dalam jumlah peserta 25 per kelas. Jadi total peserta program pelatihan relawan berjumlah 1000 orang dengan 200 relawan yang mengikuti pelatihan setiap hariny”, kata Prasetyo Hurhardjanto di Pekanbaru, Senin 13/9/2021.
Ia menjelaskan, 1000 relawan yang mengikuti kegiatan ini dari berbagai daerah, instansi pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan yang ada di Provinsi Riau. Seluruh relawan akan mendapatkan lima materi pelatihan yaitu, pencegahan penyebaran dan kebijakan 3M, gerakan 3T (tracing, treatmen dan testing, relawan dan kerelawanan, tekhnik berkomunikasi efektif dan penggunaan instrumen monitoring relawan bersatu lawan covid (BCL).
“Kepada relawan diharapkan dapat mengikuti pelatihan dengan baik sehingga menjadi agen perubahan perilaku yang membawa inspirasi dan harapan dalam penanganan covid19”, ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Riau H. Syamsuar dalam kegiatan tersebut menyampaikan beberapa data perkembangan positif terkait penanganan covid19 yang turun secara signifikan.
“Bahkan saat ini, Riau sudah memiliki rumah oksigen yang dapat mengantisipasi keadaan jika terjadi hal-hal emergency”, ujar gubernur.mul












