Pekanbaru,skinusantara.com – Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi/Kejati Riau, telah dilaksanakan Tausiyah Ba’da Dzuhu yang disampaikan oleh Ust. Chairul Ichwan, S. PDI yang diikuti oleh pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau,Kamis,22 Juni 2023.
Dalam penyampaiannya Ust. Chairul Ichwan, S. PDI menyampaikan sebuah hadist dari Sayyidina Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, sesungguhnya Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Sayyidina Abbas bin Abdul Muthalib Radhiyallahu ‘anhu.

“Wahai Abbas, wahai Pamanku, maukah engkau aku beri, maukah engkau aku anugerahi, maukah engkau aku beritahu, maukah engkau aku beri sepuluh perkara (fadhilah), bila engkau mengerjakan amalan ini, Allah Subhaanahu wata’ala akan mengampuni dosa-dosamu yang sebelumnya dan dosa-dosamu yang sesudahnya, yang lama dan yang baru, yang disengaja atau yang tidak disengaja, yang kecil atau yang besar, yang terang-terangan atau yang sembunyi-sembunyi. Dirikanlah shalat empat rakaat (dengan niat Shalat Tasbih), dan bacalah pada setiap rakaatnya Al-Fatihah dan satu surat yang lain,”kata Ustadz menyampaikan.
Jika engkau selesai membaca Al-Fatihahdan surat dalam rakaat pertama, serta masih dalam keadaan berdiri, bacalah Subhaanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah Allahu Akbar 15 kali, lalu ruku’ dan bacalah kalimah itu sepuluh kali, lalu bangun dari ruku’, dan bacalah sepuluh kali, lalu sujud dan bacalah sepuluh kali, lalu bangun dari sujud dan bacalah sepuluh kali, lalu sujud lagi dan bacalah sepuluh kali, lalu bangun dan bacalah sepuluh kali (dalam keadaan duduk sebelum berdiri untuk rakaat yang kedua), sehingga seluruhnya berjumlah 75 kali.
Dalam setiap rakaat hendaklah engkau membaca Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir 75 kali sebanyak empat rakaat. Jika engkau mampu, kerjakanlah setiap hari sekali. Jika tidak, kerjakanlah setiap pekan sekali. Jika tidak, kerjakanlah setiap bulan sekali, dan jika itu pun tidak mampu, kerjakanlah setahun sekali.
Seandainya itu pun masih tidak mampu, maka kerjakanlah setidak-tidaknya seumur hidup sekali.” (H.R. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Baihaqi, dari Kitab Misykat).***












