Karena Hutang Piutang,Anak Dibawah Umur Diduga Diintimidasi

karena

Kisaran,skinusantara.comKarena hutang piutang seorang siswi SMK Muhammadiyah 10,kelas 11 TKJ 4 berinisial SD(16 tahun) diduga telah diintimidasi oleh orang yang dikenal sebagai ketua kelompok Permodalan Nasional Madani (PNM) didaerah kelurahan Siumbut Baru,tepatnya di jalan rimbang.

Menurut korban,pelaku sudah 3 kali datang kesekolah mencari nya,tapi 2 kali tidak bertemu karena korban tidak sekolah dikarenakan sakit,dan pada hari Selasa tanggal 15 Agustus 2023,pelaku datang untuk yang ke 3 kalinya dan bertemu dengan korban.

karena

“Ibuk itu datang marah-marah,dia menanyakan rumah kami,tapi saya gak kasi tau,karena kalau nanti ibuk itu datang kerumah,pasti ribut dirumah kami,karena kami baru pindah sekitar 1bulan kerumah sewa kami yang baru,malu nanti kalau sampai ribut-ribut dilihat tetangga.karena saya gak mau ngasi tau,ibuk itu makin marah sampai jilbab saya ditarek,saya malu sama teman-teman disekolah,karena pada saat itu ramai yang lihat,karena lagi persiapan untuk acara 17an”ungkap SD,Rabu,16/8/2023.

Selanjutnya korban pulang meninggalkan sekolah,tetapi pelaku dan temannya trus mengikuti sambil memepet korban agar berhenti,sampai akhirnya tepat didepan SPBU Air Joman simpang Butong,korban distop dan trus dipaksa untuk mengantar mereka kerumah korban,tapi korban tidak bersedia,lalu korban pun dibawa oleh pelaku kerumah pelaku,dan ditahan tidak boleh pulang kalau tidak memberi info

“Saya dibawa kerumah mereka dari jam 4 sampai jam 6 mau Maghrib,disitu ada kawan ibuk yang membawa saya dan ada petugas MEKAR dan pas mau Maghrib itu,mamak dan Abang saya datang menjemput saya,tapi mamak saya belum ada uang untuk bayar,trus ibuk itu langsung marah marah sama mamak saya dan akhirnya terjadi keributan”ucap SD.

Akhirnya SD dibawa pulang kerumah oleh RS (47 tahun) selaku orang tua korban dan diikuti oleh 2 orang petugas MEKAR dan seorang teman dikelompok MEKAR ibuk RS,kemudian ibuk RS dipaksa harus membayar utang 2 minggu PNM sekitar 250rb malam itu juga,dengan segala upaya akhirnya ibuk RS dapat pinjaman uang untuk membayarnya.

karena

Menurut ibuk RS baru 2 minggu ini dia telat bayar,sebelumnya dia trus membayar dan udah 19 kali pembayaran,”2 minggu ini saya sulit membayarnya,saya janda beranak 6,biasanya anak saya yang laki2 yang kerja didepot air minum yang membantu saya membayarnya,tapi dia berhenti dari kerjaannya karena malu 2 kali didatangi di kerjaannya oleh ketua dan orang mekar,dan anak saya membayarnya dilokasi kerjaan,tapi sekarang terpaksa saya sendiri yang berjuang untuk kebutuhan keluarga saya”ungkap RS sedih.

Ibuk RS berniat untuk melaporkan hal ini ke Polisi dan berharap pihak kepolisian mau menindak lanjutinya.toha

Pos terkait