Modus Sholat,Seorang Wanita Gasak Barang Berharga Milik Jemaah Masjid Al-Mujahadah Pekanbaru

Pekanbaru,skinusantara.comPeristiwa pencurian yang sangat memprihatinkan kembali terjadi di tempat suci, tepatnya di Masjid Al-Mujahadah yang berlokasi di Jalan Cempedak, Kota Pekanbaru, pada hari Jumat, 7 Agustus 2026.

Aksi kejahatan ini dilakukan dengan cara yang sangat licik dan memanfaatkan momen ibadah sholat berjamaah, sehingga membuat para korban tidak menyangka sama sekali.

Kejadian ini pertama kali terungkap setelah sekelompok jemaah wanita yang baru saja selesai melaksanakan ibadah Sholat Ashar secara berjamaah segera melaporkan kehilangan barang milik mereka kepada pihak pengurus Masjid Al-Mujahadah.

Mendapatkan laporan tersebut, pengurus masjid segera meninjau dan memeriksa rekaman pantauan kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di lingkungan masjid untuk melacak bagaimana peristiwa itu terjadi dan mengetahui ciri-ciri pelaku kejahatan tersebut.

Hasil peninjauan rekaman CCTV memperlihatkan dengan jelas jalannya peristiwa serta tindakan pelaku. Terlihat seorang pelaku yang berjenis kelamin wanita masuk ke area masjid dan berpura-pura hendak melaksanakan Sholat Ashar bersama jemaah lain.

Namun dengan sengaja ia tidak mengambil tempat di tengah barisan, melainkan memilih posisi berada tepat di bagian belakang barisan jemaah yang sedang melaksanakan ibadah.

Saat seluruh jemaah sedang khusyuk menunduk dan berdoa dalam ibadah, pelaku dengan diam-diam dan berhati-hati mengambil barang-barang berharga yang tersimpan di dalam tas milik para jemaah wanita yang diletakkan di belakang tempat sholat mereka.

Dari keterangan yang diperoleh dari salah satu jemaah Masjid Al-Mujahadah, diketahui bahwa sebelum masuk ke dalam masjid, pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor jenis matic dan wajahnya tertutup menggunakan masker sehingga sulit dikenali ciri wajahnya secara langsung.

Jemaah tersebut juga menyampaikan dugaan kuat bahwa pelaku bukanlah warga sekitar maupun jemaah tetap yang biasa beribadah di masjid ini. Bahkan diduga pelaku sudah melakukan pengamatan dan memantau kebiasaan serta situasi di lingkungan masjid selama beberapa hari sebelumnya, guna mencari waktu yang tepat dan merencanakan segala sesuatunya agar aksinya dapat berjalan lancar tanpa terlihat saat mengambil barang milik orang lain.

Akibat tindakan pencurian yang kejam ini, para jemaah perempuan menjadi korban mengalami kerugian materiil sekaligus kekhawatiran. Barang yang berhasil digasak pelaku antara lain telepon genggam serta dompet yang tidak hanya berisi uang tunai, tetapi juga berbagai dokumen penting yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari dan urusan administrasi.

Peristiwa ini juga menjadi pelajaran penting serta peringatan bagi seluruh masyarakat dan jemaah yang beribadah di berbagai tempat ibadah lainnya, agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan lebih menjaga serta tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, sehingga hal serupa tidak terulang kembali dan keamanan selama beribadah tetap terjaga dengan baik.red

Pos terkait