Pekanbaru,skinusantara.com
Seorang Ibu Penumpang Ojek Online di Kelabui dan di Todong Oleh Salah Seorang Oknum Ojek online yang di duga dari Mitra ‘G’Pekanbaru.
Saat diihubungi melalui via telfon cellular. Minggu, (29/11/2020) Pkl 23:45,menurut dari laporan korban, yang bernama Ibu Rina yang seorang jasa Tukang Urut, mendapatkan perlakuan tindakan kejahatan dari salah satu oknum mitra ojek online ‘G’ yang di tumpanginya.
Ia mengatakan, Awal nya si ibu yang sedang pergi untuk memenuhi panggilan pasien pelanggannya yang biasa menggunakan jasa Urutnya, karena si ibu tidak memiliki kendaraan ia menggunakan jasa ojek online dalam melaksanakan aktifitas pekerjaannya.
Pada saat si ibu selesai melakukan pekerjaannya dengan si pasiennya yg berada di Panam, lalu si ibu meminta kepada pasiennya itu untuk di pesankan ojek online melalui App ‘G’ dengan menggunakan Android milik pasien untuk melanjutkan perjalanan si ibu ke tempat pasien pelanggan berikutnya yang berada di jl.tengkubye, marpoyan.
Ketika sudah di perjalanan bersama ojek online yang ia tumpangi, si ibu itu di bawa berjalan yang tidak sesuai lokasi yang di pesan, si ojek tersebut membawa si ibu berkeliling di seputaran jl.tengkubye melewati gang-gang sempit dan mengarah di jalan yang sepi, dan di saat itu si ibu merasa curiga dan si ibu pun langsung komplain dan adu cekcok mulut namun si ojek online itu makin mengencangkan kendaraannya,si ibu pun berteriak meminta untuk berhenti namun sayang nya di jalan tersebut sepi dan tidak ada tempat pertolongan, dan ketika berhenti di tempat yang sepi tersebut si ojek itu langsung melakukan tindakan aksipkjahatannya. Kejadian nya Pada Minggu, pkl 18:45 WIB
“Si tukang ojek itu meminta semua uang saya, dan dia juga mengancam dengan menodongkan senjata sejenis pisau lipat yang ia keluarkan, saya sempat memohon dan menangis tapi dia tetap memaksa sambil mengancam”. Kata si ibu (korban).
Karena lokasi tersebut sepi tidak ada orang yang bisa di minta pertolongan lalu si ibu itu merasa takut dan terancam nyawanya dan terpaksa si ibu memberikan semua uang yang di miliki nya, total kerugian si ibu adalah uang senilai Rp.300.000 uang dari hasil kerja jasa urut pada hari itu.
Lanjutnya, masih di lokasi kejadian tersebut, setelah si ojek online itu kabur si ibu langsung bergegas menelfon si pasien pelanggannya yg tadi sudah memesan ojek online nya, dan menceritakan kejadian tersebut.
Kejadian ini telah ditelusuri oleh pasien pelanggan korban,data nama dan nomor si ojek itu di App ‘G’ sudah di lacak dan di simpan sebagai bukti,kata pasien ke korban.
Penulis : Novendra
Photo : Ilustrasi
