Tiga Saksi Eks DPRD Riau,PH Terdakwa Annas Maamun Berharap KPK Jadikan Tersangka

DPRD

Pekanbaru,skinusantara.com Tiga saksi eks DPRD Riau,PH terdakwa Annas Maamun berharap KPK jadikan tersangka usai sidang perkara tindak pidana korupsi yang digelar di Pengadilan Negeri/PN Pekanbaru,Rabu,29 Juni 2022.

Pantauan skinusantara.com sidang yang dipimpin oleh Dr Dahlan selaku Hakim Ketua masih beragendakan mendengarkan keterangan saksi saksi.

IMG 20220629 120756

Saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum/JPU KPK dalam persidangan,Ricky Hariansyah, Gumpita, Solihin Dahlan (Mantan Anggota DPRD Riau 2009 – 2014) dan sekaligus selaku anggota Banggar DPRD Provinsi Riau,serta Eriadi staf setwan DPRD Riau.

Pada keterangannya dipersidangan saksi Ricky Hariansyah, Gumpita dan Solihin Dahlan mengakui telah menerima uang suap APBD-P melalui Ahmad Kirjauhari salah satu anggota DPRD Provinsi Riau.Masing-masing saksi menerima uang sejumlah puluhan juta rupiah, Ricky Hariansyah menerima sebesar Rp 50 juta,Gumpita Rp 10 juta dan Solihin Dahlan Rp 30 juta.

Ketiga saksi eks Dprd Riau tersebut mengetahui maksud Pemberian uang untuk pengesahan RAPBD-P 2014 dan RAPBD Murni 2015.

Usai persidangan salah seorang Penasehat Hukum/PH terdakwa mengatakan terkait dugaan penerimaan suap oleh Ricky Hariansyah,saksi sempat mengelak bahwa dirinya tidak terlbat, hingga akhirnya dia mengakui telah menerima uang suap untuk pembahasan RAPBD-P 2014 dan RAPBD 2015 dan bahkan saksi ditugaskan mengantarkan uang suap sebesar 150 juta rupiah kepada ketua DPRD saat itu Johar Firdaus atas perintah Ahmad Kirjauhari.

“Fakta-fakta tersebut terungkap dalam persidangan.Saksi mengatakan bahwa uang suap sebesar Rp 50 juta telah dikembalikan kepada KPK atas saran KPK setelah adanya upaya penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi pada lingkungan pemerintahan Provinsi Riau,”terang Tua Alpaolo Hrp,SH didampingi Agustian Daulay,SH selaku Penasehat Hukum/PH terdakwa Annas Maamun.

Masih katanya,sebagai PH terdakwa H. Annas Maamun,kami mempertanyakan dan menyayangkan tentang keputusan KPK yang tidak menetapkan saksi Ricky Hariansyah dan kawan-kawan sebagai tersangka dalam perkara yang sama, padahal sudah jelas dalam persidangan saksi yang dimaksud terlibat dan berperan aktif dalam menentukan pembagian uang suap terhadap anggota DPRD yang lainnya.

“Kami berharap, setelah sidang ini,KPK juga segera menetapkan saksi sebagai tersangka dan segera untuk disidangkan,karena berdasarkan bukti-bukti dan fakta-fakta persidangan para saksi tersebut Ricky Hariansyah dkk, jelas jelas telah melakukan tindak pidana korupsi dalam hal ini menerima suap dan berperan aktif dalam penentuan dan pembagian nominal-nominal uang suap yang diterima oleh anggota Banggar DPRD Riau,”sebut PH terdakwa kepada awak media ini.

IMG 20220629 110700

Dijelaskan PH terdakwa saksi Ricky Hariansyah juga mengatakan dalam persidangan seandainya kasus OTT yang melibatkan H. Annas Maamun tidak terjadi, maka saksi tidak ada niatan untuk mengembalikan uang tersebut kepada KPK, dan berencana untuk menggunakan nya untuk operasional pemekaran Provinsi Riau pesisir.red

Pos terkait