Pekanbaru,skinusantara.com – Tim Pengabdian Masyarakat KKN Desa Paritbaru 2022 berikan edukasi pengenalan sampah organik dan anorganik pada siswa Sekolah Dasar/SD,(12/08/2022).
Untuk diketahui Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki penduduk terbanyak di seluruh dunia. Dengan banyaknya penduduk,sampah merupakan salah satu hal yang sangat sulit di tanggulangi permasalahannya di Indonesia.
Adanya limbah rumah tangga yang dihasilkan (sampah) dikarenakan berbagai kegiatan manusia yang memiliki banyak kerugian bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Masih cukup banyak ditemukan sampah baik organik dan juga anorganik dari berbagai aktivitas yang di hasilkan oleh masyarakat. Tidak adanya pemilahan sampah antara organik dan juga anorganik bisa berdampak buruk bagi lingkungan sekitar.
Karena masih banyak dari anak-anak yang belum paham dengan apa itu sampah organik dan juga anorganik, oleh karena itu Mahasiswa KKN UNRI Desa Paritbaru tergerak untuk melakukan sosialisasi dan praktik langsung pemilahan sampah organik dan anorganik kepada anak-anak SDN 027 Paritbaru supaya mereka paham bagaimana cara melakukan pemilahan sampah, pengelolaan sampah, dan bagaimana cara memanfaatkan sampah supaya menjadi barang yang berguna.
Pemilahan sampah sangat berdampak bila ditanamkan sejak dini supaya murid-murid dapat terbiasa dalam mengelola sampah dan membuang sampah sesuai dengan jenisnya.
Program kerja dilaksanakan pada hari Jumat, 12 Agustus 2022 dengan peserta yang mengikuti edukasi ini merupakan seluruh murid SDN 027 Paritbaru.
Materi yang disampaikan berupa penjelasan tentang sampah organik dan juga anorganik dan contohnya, pengelolaan sampah, dan pemanfaatan sampah menjadi barang yang berguna serta memiliki nilai jual. Selain itu, terdapat pula sesi tanya jawab dan quiz dengan pemberian hadiah bagi murid-murid yang berani bertanya atau menjawab.

Pada akhir kegiatan mahasiswa KKN UNRI Desa Paritbaru 2022 melakukan penyerahan tempat sampah kepada pihak sekolah sebagai bentuk realisasi edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik. Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dengan murid-murid mendengarkan pemaparan dengan baik dan berani menjawab pertanyaan yang diberikan.***












