Pekanbaru,skinusantara.com – Husaimi Hamidi selaku anggota DPRD Riau dan selaku Sekertaris Komisi II mengatakan APBD Perubahan di PUPR Provinsi Riau mengalami kenaikan sebesar Rp 230 M termasuk salah satunya untuk pembangunan fisik atau jalan.
Seperti pengerjaan Jalan di daerah Pujud Rokanhilir dan Mahato Rokanhulu sudah selesai.Dimana kegiatan ini sebagian besar dananya berasal dari Dana Bagi Hasil/DBH sawit.
Menurut Husaimi Hamidi kegiatan pengerjaan jalan ini mengapa terkhusus di Kabupaten Rokanhilir dikarenakan padat nya jalur lintas CPO berada disana.
“Seperti Jalan di daerah Pujud,yang menanggung kerusakan jalan dari arus lintas kendaraan pengangkut CPO adalah masyarakat,oleh sebab itulah kita selaku Legislatif menfokuskan titik nya disana,”terang Husaimi Hamidi selaku Sekertaris Komisi II DPRD Provinsi Riau,Kamis,5/9/2024 kepada awak media.
Masih kata Husaimi bahwa DBH sawit sekitar 70% digunakan untuk pengerjaan jalan dan saat ini Provinsi Riau mendapat dana Rp 97 M,”Untuk kegiatan jalan produksi diperuntukkan pada Kabupaten,”jelasnya.
“DBH sawit untuk jalan produksi di Kabupaten digunakan untuk kegiatan pengerjaan jalan Jonson,Pujud,Mahato dan sampai ke Dalu dalu sekitar 25 Km,”sebut Husaimi.
Lanjut Husaimi dengan nyambungnya jalan itu tentunya akan mendongkrak harga sawit dan pastinya akan mensejahterakan petani.red












