Direktur RSUD Doloksanggul Hadiri Acara Syukuran Bona Taon

Humbahas,skinusantara.comDirektur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doloksanggul dr. Tiar Sihombing menghadiri acara syukuran Bona Taon Keluarga Besar Pasien Hemodialisis, yang digelar di Objek Wisata Sipinsur, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Minggu (15/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada 42 orang pasien Hemodialisis RSUD Doloksanggul. “Bona Taon Keluarga Hemodialisis dilaksanakan untuk meningkatkan perhatian dan dukungan keluarga sekaligus menjadi momen untuk bersyukur atas kebaikan Tuhan dan saling menguatkan satu sama lain,” ujar dr. Tiar saat menyampaikan dukungannya.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan bahwa setiap manusia wajib bersyukur kepada Tuhan, dan sakit bukanlah indikator akhir hidup. “Justru banyak yang kita lihat baik-baik saja, dan tidak terlihat apa-apaan, bisa saja ia meninggal secara tiba-tiba,” ungkapnya.

Dr. Tiar juga berbagi pengalaman pribadi mengenai mantan suaminya, drg. Hasudungan Silaban yang merupakan mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Humbahas. “Bayangkan, tidak ada lama setelah didiagnosa kanker, beliau langsung meninggal dunia. Hanya sempat menjalani 9 kali kemoterapi,” katanya. Berdasarkan pengalaman itu, ia berharap para pasien hemodialisis tetap kuat dan semangat. “Cuci darah bukan akhir dari segalanya. Cuci darah adalah alternatif untuk menyambung hidup. Bahkan ada yang bisa bertahan 20 hingga 30 tahun. Yang penting tetap ikuti pola hidup sehat. Cuci darah bukan kanker, yang peluang sembuhnya sangat kecil,” tambahnya.

Selain itu, dr. Tiar mengungkapkan bahwa RSUD Doloksanggul memiliki 43 orang pasien hemodialisis dalam daftar antrian yang saat ini menjalani perawatan di berbagai rumah sakit lain seperti di Tarutung, Balige, dan Kota Medan. “RSUD Doloksanggul saat ini terus berbenah agar pasien tersebut bisa segera dilayani. Setidaknya nanti kalau sudah ada minimal 8 orang perawat HD yang tersertifikasi, maka layanan Hemodialisis akan kita naikkan menjadi 3 shift. Saat ini kami masih melakukan penjaringan perawat yang tersertifikasi,” jelasnya.

Hadir juga pada acara tersebut Kabid Yankesmas dan P2Kb Dinas Kesehatan Humbahas Linda Hutasoit. Ia memberikan dukungan kepada para pasien dan menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan perwujudan perhatian Bupati Oloan Nababan yang sebenarnya ingin menghadiri namun memiliki tugas mendesak di Jakarta.

Sementara itu, dr. Dora Sianturi yang didampingi Kepala Ruangan Hemodialis Linsia Simamora dan para perawat menyampaikan kebahagiaan dan ucapan syukur atas terlaksananya acara tersebut. “Kami menganggap semua pasien dan pendamping sebagai keluarga. Untuk itu, wajiblah kita saling bersilaturahmi dan mengenal lebih dekat,” ucap dr. Dora. Ia juga mendorong para pasien untuk menerima kondisi kronis namun tetap menjaga kualitas hidup yang tinggi, produktif, dan beraktivitas sosial.

Mewakili keluarga pasien, Hotman Hutasoit menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh perawat RSUD Doloksanggul Unit Hemodialis. “Ucapan rasa terimakasih kami yang tak terhingga kami sampaikan terhadap pelayanan yang diberikan, sehingga para pasien tetap bisa menjalani hidup hingga Tahun 2026 ini. Tuhanlah yang membalas kebaikan kalian,” ujarnya.

Acara diawali dengan ibadah dan dilanjutkan dengan ramah tamah untuk menjalin keakraban sekaligus mengajak keluarga dengan pendekatan holistik untuk meningkatkan kualitas hidup pasien hemodialisis.bos

Pos terkait