Gerak Cepat Walikota Dumai,Langsung Jenguk Siswa Keracunan Diduga Faktor MBG

Dumai,skinusantara.comWali Kota Dumai H. Paisal langsung menjenguk puluhan siswa Sekolah Dasar/SD yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (13/8/2026).

Paisal mendatangi para siswa yang menjalani perawatan di RSUD dr. Suhatman pada Kamis sore. Ia didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Mukhlis Suzantri serta Direktur RSUD dr. Eka Viora Effendi.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi para siswa sekaligus memberikan dukungan moril kepada anak-anak yang sedang mendapatkan penanganan medis.

Bacaan Lainnya

Suasana di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Suhatman tampak hangat ketika Paisal menghampiri para siswa satu per satu. Beberapa siswa masih mengenakan seragam pramuka saat menjalani pemeriksaan dan perawatan.

Paisal memberikan semangat kepada para siswa dan berbincang dengan mereka untuk memastikan kondisi kesehatan masing-masing. Suasana yang semula tegang perlahan mencair ketika para siswa menyambut kedatangan Wali Kota dengan senyuman.

Kunjungan tersebut juga disaksikan personel Polres Dumai, guru, serta orang tua siswa yang mendampingi selama proses perawatan.

Paisal menegaskan, keselamatan dan kesehatan para siswa menjadi prioritas utama pemerintah daerah setelah munculnya dugaan keracunan tersebut.

Ia memastikan seluruh siswa yang mendapatkan perawatan di RSUD dr. Suhatman memperoleh pelayanan medis secara maksimal dan tanpa dipungut biaya hingga kondisi mereka dinyatakan pulih.

“Kesehatan dan keselamatan anak-anak kita adalah prioritas nomor satu saat ini. Alhamdulillah, kami sudah instruksikan pihak RSUD dr. Suhatman untuk memberikan pelayanan medis yang maksimal hingga seluruh siswa benar-benar sembuh dan bisa kembali pulang ke rumah,” ujar Paisal.

Pemerintah Kota Dumai juga terus memantau perkembangan kondisi para siswa. Penanganan medis menjadi langkah awal, sementara penyebab munculnya keluhan kesehatan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Terkait dugaan keracunan tersebut, Paisal mengatakan Pemko Dumai akan melakukan langkah evaluasi bersama Dinas Kesehatan dan pihak terkait.

Evaluasi diperlukan untuk memastikan seluruh tahapan dalam penyediaan makanan program MBG memenuhi standar keamanan, kebersihan, dan kelayakan pangan.

“Inshaallah Pemko Dumai akan mengambil langkah terhadap persoalan ini dengan melibatkan pihak terkait. Kami pastikan evaluasi ketat akan dilakukan agar standar keamanan, kebersihan, dan kelayakan pangan program Makan Bergizi Gratis di Kota Dumai ke depan terjaga penuh dan kejadian serupa tidak terulang lagi,” tegasnya.

Pemko Dumai berharap seluruh siswa yang menjalani perawatan dapat segera pulih dan kembali beraktivitas. Di sisi lain, evaluasi menyeluruh terhadap proses penyediaan dan distribusi makanan MBG diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.*

Pos terkait