Pekanbaru,skinusantara.com – Setelah sehari sebelumnya Riau diprakirakan tanpa potensi hujan, sejumlah wilayah kembali berpeluang hujan ringan pada Jumat (4/9/2026) pagi.
Berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Pekanbaru, hujan ringan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Bengkalis, dan Rokan Hilir.
Peramal On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Putri Santy Siregar, mengatakan kondisi cuaca Riau secara umum masih didominasi udara kabur hingga berawan.
Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis, dan Kabupaten Rokan Hilir,” ujar Putri Santy Siregar dalam informasi prakiraan cuaca Riau, Jumat (4/9/2026).
Memasuki siang hingga sore, udara diprakirakan kembali kabur dan berawan. Kondisi serupa berlanjut pada malam hari hingga dini hari.
Suhu udara yang diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celcius dengan kelembapan 50 hingga 97 persen.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.
“Sementara itu, gelombang tinggi di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter dan masih berada dalam kategori rendah,” imbuhnya.
Di sisi lain, jumlah hotspot di Riau terpantau mengalami peningkatan. Berdasarkan pantauan hingga pukul 23.00 WIB, terdapat 234 titik panas di Riau.
Hotspot terbanyak terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 79 titik, disusul Indragiri Hulu sebanyak 42 titik dan Bengkalis 35 titik.
Selanjutnya Kepulauan Meranti terpantau 28 titik, Pelalawan 27 titik, Siak 12 titik, Kuantan Singingi enam titik, Rokan Hulu tiga titik, Kampar satu titik, serta Kota Pekanbaru satu titik.
Secara keseluruhan, terdapat 2.671 hotspot yang terdeteksi di wilayah Sumatera. Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak yakni 1.583 titik, diikuti Jambi 330 titik dan Bangka Belitung 312 titik.
Provinsi lain yang terpantau memiliki hotspot yakni Lampung 115 titik, Bengkulu 39 titik, Kepulauan Riau 29 titik, Sumatera Barat 21 titik, serta Sumatera Utara delapan titik.mcr












