Aktivitas PT PAA Mandek Sebab Dua Kubu PUK-SPTI Konflik

Bengkalis,skinusantara.comKonflik internal antara dua kubu Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Transport Indonesia (SPTI) di lingkungan PT Pelita Agung Agrindustri/PT PAA Simpang Bangko, Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, kembali memuncak dan telah menyebabkan seluruh aktivitas operasional perusahaan lumpuh total,Rabu,18 Februari 2026.

Akar konflik terletak pada sengketa legitimasi kepengurusan, di mana kedua kubu sama-sama mengklaim sebagai pengurus yang sah dan berwenang mengelola aktivitas kerja termasuk pengaturan tenaga bongkar muat. Perbedaan klaim ini menciptakan kebuntuan struktural yang belum terselesaikan secara tuntas.

Bacaan Lainnya

Sejak pagi hari, massa dari masing-masing kubu datang ke area perusahaan untuk menyampaikan aspirasi. Meskipun tidak terjadi bentrokan fisik, situasi sempat memanas akibat saling adu klaim, yang membuat aktivitas bongkar muat terhenti dan perusahaan harus menghentikan operasionalnya.

Pertanyaan serius muncul terkait sejauh mana konflik internal serikat pekerja boleh dibiarkan berlarut hingga mengorbankan stabilitas industri dan kepentingan ekonomi luas. Hal ini bukan kali pertama terjadi dan sering berulang tanpa mekanisme penyelesaian yang jelas.

Aparat Kepolisian, yang dipimpin langsung Kapolsek Mandau Kompol Primadona Caniago, telah diterjunkan untuk menjaga kondusivitas dan memisahkan massa kedua kubu. Namun, kehadiran aparat dinilai hanya meredam gejala, karena tanpa penyelesaian substansi, potensi gangguan serupa dikhawatirkan akan kembali terjadi.

Hingga saat ini, manajemen PT PAA belum memberikan keterangan resmi terkait kerugian yang ditimbulkan maupun langkah konkret untuk mendorong penyelesaian konflik. Aparat kepolisian masih melakukan penjagaan ketat di pintu masuk perusahaan untuk mencegah aksi yang dapat memicu gangguan keamanan.

“Kami mengimbau kedua kubu agar menahan diri dan menyelesaikan persoalan melalui jalur musyawarah demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bathin Solapan,” ujar Kompol Primadona Caniago.

Kondisi sekitar PT PAA masih dalam pengawasan ketat, dan publik menunggu peran lebih aktif dari pihak terkait agar konflik ini tidak berulang dan menjadi preseden buruk bagi dunia ketenagakerjaan di daerah tersebut.ros

Pos terkait