Pekanbaru,skinusantara.com – Jaksa Penuntut Umum bacakan tuntutan pada sidang perkara tindak pidana korupsi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat/KUR yang tidak tepat sasaran di Bank BNI Cabang Bangkinang yang digelar di Pengadilan Negeri/PN Pekanbaru, Senin,2 Maret 2026.
Sidang yang dipimpin oleh Azis Muslim selaku Hakim Ketua dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum/JPU Kejari Kampar.
Pada tuntutannya Jaksa Penuntut Umum mengatakan para terdakwa telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum.
Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa :
1.Andika Habli, S.E. (Pimpinan Kantor Cabang Pembantu Bank BNI Bangkinang sejak tahun 2021 s/d Sekarang) dengan pidana penjara selama 13 tahun dikurangi selama masa tahanan,,denda Rp 750 juta subsider 165 hari penjara apabila tidak diganti,
2.Unsiska Bahrul, S.Kom. (Penyelia Pemasaran pada Bank BNI KCP Bangkinang sejak tahun 2017 s/d 2023) dengan pidana penjara selama 13 tahun dikurangi selama masa tahanan,denda Rp 750 juta subsider 165 hari penjara apabila tidak diganti serta ditambah membayar uang pengganti sebesar Rp 190 juta subsider selama 6 tahun 6 bulan penjara,
3.Adim Pambudhi Moulwi Diapari, S.E. (Analis Kredit Standar Bank BNI KCP Bangkinang sejak tahun 2021 s/d 2023) dengan pidana penjara selama 9 tahun dikurangi selama masa tahanan,denda Rp 750 juta subsider 165 hari penjara apabila tidak diganti,
4.Saspianto Akmal, S.E. (Analis Kredit Standar Bank BNI KCP Bangkinang sejak Maret 2020 s/d Sekarang) dengan pidana penjara selama 10 tahun dikurangi selama masa tahanan,denda Rp 750 juta subsider 165 hari penjara apabila tidak diganti
5.Fendra Pratama, S.T. (Asisten Kredit Standar Bank BNI KCP Bangkinang sejak bulan Maret 2021 s/d Agustus 2024) dengan pidana penjara selama 9 tahun dikurangi selama masa tahanan,denda Rp 750 juta subsider 165 hari penjara apabila tidak diganti.red












